-->

Ingin melakukan Rapid Test, Rapid Swab maupun PCR Swab Test Covid-19 Secara Mandiri? Di SehatQ.com Aja!


Ditengah situasi pandemi seperti saat ini, kesehatan menjadi sebuah concern utama semua pihak. Tak hanya bagi para nakes yang tengah berjibaku memerangi pandemi ini dari line-up terdepan. Namun juga bagi mastarakat awam yang masih harus bekerja dan memiliki mobilitas yang cukup tinggi. Karena dari data terakhir yang dirilis oleh pemerintah, areal perkantoran mulai menjadi sebuah cluster baru dengan peningkatan jumlah kasus yang cukup signifikan dari waktu ke waktu. Baik kantor dinas pemerintahan maupun areal kantor swasta non-esensial.  


Tak heran jika kemudian, banyak instansi yang mulai memberlakuan screening test secara berkala sebagai tindakan medis yang wajib dilalui oleh seluruh karyawan. Tujuannya jelas, yakni untuk menekan angka penyebaran covid-19 di lingkungan kantor mereka masing-masing. 


3 Jenis Test Covid-19


Nah, bicara soal screening test. Ada 3 jenis tes covid-19 yang umumnya akan dilakukan untuk memperoleh hasil pemeriksaan yang lebih maksimal. Apa sajakah itu? Mari kita bahas satu-persatu.


1. Rapid Test Corona



Rapid test sendiri merupakan tindakan medis yang dilakukan dengan cara mengambil sampel darah. Dari sampel darah inilah antibodi IgG dan IgM yang terbentuk didalam tubuh kemudian dianalisa. Jika didapati penambahan jumlah IgG dan IgM yang cukup signifikan, orang tersebut biasanya akan langsung dinyatakan reaktif atau positif terpapar covid-19.


Namun yang perlu diingat, rapid test sendiri hanya dapat digunakan sebagai early screening alias skrining awal. Itulah mengapa dalam beberapa kasus, orang-orang yang dinyatakan reaktif atau positif dalam rapid test belum tentu akan dinyatakan reaktif dalam rapid swab maupun PCR swab, begitu pula sebaliknya. Perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan dengan metode antigen maupun PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk mendapati hasil yang lebih akurat. 


Lantas mengapa metode ini tetap digunakan jika pada prakteknya mereka yang dinyatakan reaktif tetap harus melalui pemeriksaan lanjutan? 


Hal ini karena sebagai langkah skrining awal, hanya dibutuhkan waktu 10 hingga 15 menit untuk mengetahui hasil pemeriksaan dari rapid test yang telah dilakukan. Sebuah catatan waktu tercepat yang belum mampu dilampau oleh jenis pemeriksaan yang lain. 


2. Rapid Swab Test Corona



Pada Rapid Swab, sampel yang digunakan untuk pengujian adalah sampel lendir yang berasal ujung hidung maupun belakang tenggorokan. Dari sampel inilah, antigen atau protein yang dikeluarkan oleh virus kemudian dianalisa. Itulah mengapa pemeriksaan rapid swab juga seringkali disebut sebagai tes antigen. 


Sama halnya dengan Rapid Test, Rapid Swab sendiri hanya dapat digunakan sebagai early screening. Karena sekalipun dapat mengenali keberadaan virus corona didalam tubuh seseorang. Pemeriksaan ini, belum mampu membedakan jenis virus corona mana yang dinyatakan reaktif dalam tubuh orang tersebut. 


Sekalipun begitu, hasil pemeriksaan yang didapat dengan metode ini diyakini memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan jenis pemeriksaan sebelumnya. Hasilnya pun bisa didapat dalam waktu yang relatif singkat. Yap, hanya 30 menit. 


3. PCR Swab Test Corona



Mereka yang dinyatakan reaktif dalam 2 tes sebelumnya, biasanya akan langsung diminta untuk melakukan PCR (polymerase chain reaction) Swab Test untuk mengkonfimasi hasil tersebut. Itulah mengapa, PCR Swab Test seringkali disebut sebagai tes konfirmasi. Karena hanya pemeriksaan inilah yang dapat mendiagnosa dan mengkonfirmasi keberadaan covid-19 dalam tubuh seseorang dengan benar-benar akurat.


Sampel yang diambil pun sama dengan sampel yang diambil dalam pemeriksaan Rapid Swab. Yakni, sampel apus dari bagian orofaring (hidung dan tenggorokan). Perbedaannya ada pada metode pengujian sampel yang dilakukan. Jika dalam rapid swab, metode yang digunakan adalah metode antigen. Maka dalam PCR Swab test, metode yang digunakan adalah metode PCR (Polymerase Chain Reaction).


Sayangnya, tes konfirmasi ini membutuhkan waktu yang jauh lebih lama. Yap, dibutuhkan waktu setidaknya 2 hingga 5 hari untuk mengetahui hasilnya. Dan umumnya, pemeriksaan ini akan dilakukan sebanyak minimal 2x untuk mem-validasi hasil pengujian yang pertama.


Nah, itulah perbedaan Rapid Test, Rapid Swab dan PCR Swab Test yang Harus Kamu Ketahui sebelum melakukan tes mandiri. Dan jika sudah merasa yakin dengan salah satu jenis tes yang hendak kamu jalani. Maka, pilihlah instansi kesehatan yang betul-betul kredibel dan mampu melakukan jenis pemeriksaan tersebut. Salah satunya adalah sehatq.com. SehatQ.com merupakan sebuah situs layanan kesehatan yang dirancang khusus untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi serta kebutuhan kesehatan dengan lebih mudah dan praktis. Di SehatQ.com kamu bisa melakukan serangkaian tindakan medis seperti halnya Rapid Test, Rapid Swab dan PCR Swab Test dengan biaya yang relatif terjangkau. Cukup kunjungi Toko SehatQ melalui tautan berikut: https://toko.sehatq.com/. Tersedia juga aplikasi chat dokter yang bisa kamu unduh secara gratis untuk mengkonsultasikan hal ini terlebih dahulu. 

Posting Komentar

Halaman

Copyright © 2020

Cookies